Suatu hari seekor keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Keledai itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam sementara itu si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya untuk menyelamatkan keledai tersebut.

Alkisah ada seorang penebang pohon yang sangat kuat. Dia melamar pekerjaan pada seorang pedagang kayu, dan dia mendapatkannya. Gaji dan kondisi kerja yang diterimanya sangat baik. Karenanya sang penebang pohon memutuskan untuk bekerja sebaik mungkin.

Sang majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerjanya. Hari pertama sang penebang pohon berhasil merobohkan 18 batang pohon. Sang majikan sangat terkesan dan berkata, "Bagus, bekerjalah seperti itu!"

Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan satunya lagi tidak. Tempayan yang utuh selalu dapat membawa air penuh, walaupun melewati perjalanan yang panjang dari mata air ke rumah majikannya. Tempayan retak itu hanya dapat membawa air setengah penuh.

Sebuah perusahaan telekomunikasi ternama sedang mencari satu tenaga teknis untuk menangani salah satu departemen dari perusahaan tersebut. Banyak pelamar pekerjaan yang datang untuk mengisi lowongan pekerjaan tersebut. Mereka harus mengisi formulir pendaftaran, kemudian menjalani ujian tertulis dan psikotest.

Seorang wanita menceritakan sepotong kejadian yang memalukan mengenai tetangganya. Dalam beberapa hari, seluruh desa mengetahui ceritanya. Dan, tetangganya yang diceritakan itu merasa sakit hati dan terpukul.

Kemudian si wanita yang menyebarluaskan berita buruk tersebut mengetahui bahwa berita itu betul-betul salah. Dia menyesal dan mendatangi seorang orang tua yang bijak untuk mencari tahu apa yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesalahannya itu.

Di zaman Mesir kuno, hiduplah seorang raja yang sangat terkenal keadilannya. Raja tersebut sangat mencintai rakyatnya. Bahkan raja tersebut dalam mencinta keluarganya tidak melebihi cintanya pada rakyatnya. Sehingga kalau ada anggota keluarganya yang bersalah tetaplah di hukum sebagaimana orang lain. Yang lebih istimewa lagi, raja ini juga penyayang binatang.

Karena cintanya pada binatang, suatu hari raja yang adil itu pergi berjalan-jalan menemui seekor semut. Si semut merasa senang dan bangga mendapat kunjungan dari raja.

Rinto, Rinto adalah seorang yang sederhana, Rini mencintai sifatnya yang alami dan Rini menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan Rini. Rini yakin bahwa Rinto adalah sosok suami yang dia selama idam-idamkan.

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, Rini mulai merasa lelah. Alasan-alasannya mencintai Rinto seperti dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

Rini seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Rini merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen.

Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah hutan pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam. Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka mendengar suara di kejauhan: "Kwek! Kwek!"

"Dengar!" kata si istri, "Itu pasti suara ayam."

"Bukan, Sayangku. Itu suara bebek," kata si suami.

"Tidak, aku yakin itu suara ayam," si istri bersikeras.

"Mustahil! Suara ayam itu 'Kukuruyuuuk!', bebek itu 'Kwek! Kwek!' Itu bebek, Sayang," kata si suami dengan disertai gejala-gejala awal kejengkelan.

Seorang pria dan kekasihnya menikah. Acaranya pernikahan mereka sungguh megah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa mengesankan.

Mempelai wanita begitu anggun dan cantik dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh-sungguh saling mencintai.

Sedang berlibur, seorang bule ditemani pemandunya berjalan-jalan di daerah Kuta sambil berusaha menghafal jalan-jalan yang ada disana.
Setelah lelah sehabis mengelilingi beberapa jalan, mereka beristirahat di suatu restoran. Bule tampak kebingungan dan bertanya kepada pemandu wisatanya.

Bule : "Saya bingung, apa kalian bisa mengingat jalan-jalan yang ada disini?"
Pemandu : "Memangnya ada yang salah dengan nama jalan yang ada disini?"

Bule : "Ya, nama jalan disini panjang sekali sehingga sulit diingat."
Pemandu : "Oh ya, misalnya jalan apa?"

Pages

Subscribe to Cerita RSS
Cerita | Tentang CeritaPop.com | Disclaimer | Hubungi Kami

©2011 CeritaLucu, Cinta, Romantis, Motivasi
Network: Kumpulan Info | Album Pengantin